Kamis, 03 November 2011

Sosialisasi Jamkesda Masih Minim

PANGKALAN KERINCI-Kalangan DPRD Pelalawan menilai, program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang sudah dianggarkan di APBD Pelalawan minim sosialisasi. Ini bisa dilihat dari banyaknya masyarakat miskin yang belum terdata dalam program tersebut.


Hal tersebut diungkapkan Nazarudin Arnaz, ketua Fraksi PAN DPRD Pelalawan. Dari beberapa kasus masyarakat miskin yang terkena penyakit kronis, yang tidak terlayani oleh program tersebut. "Program Jamkesda ini kurang sosialisasi dari instansi terkait. Sering terjadi kasus masyarakat kurang mampu berobat RSUD Selasih, Jamkesdanya diurus belakangan." terang anggota Komisi A DPRD Pelalawan ini, usai melakukan acara dengar pendapat dengan pihak RSUD Selasih, Rabu (19/11).

Dalam rapat dengar pendapat tersebut, pihak RSUD Selasih Pangkalan Kerinci mengakui, masih minim menerima dan merawat pasien yang menggunakan Jamkesda. Padahal, program pelayanan gratis ini sudah ditanggung oleh APBD Pelalawan."Pihak RSUD selasihpun mengakui masih minim, menerima pasien menggunakan Jamkesda," ujar Nazzar.

Ketua DPD PAN Pelalawan ini menerangkan, program Jamkesda tersebut, bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dalam berobat. "Kita sudah menganggarkan itu dana untuk Jamkesda di APBD, angkanya saya tak ingat persis, hampir milyaran rupiah," paparnya.

Selain kurang sosialisasi, Nazzar juga mengakui sering mendengar keluhan, kurangnya mendapat perawatan maksimal dari pasien Jamkesda itu sendiri. "Kita juga mendengar hal itu, mungkin ini juga menjadi alasan masyarakat malas menggunakan Jamkesda," imbuhnya lagi


Sumber : KabarPelalawan.Com

1 komentar: